Rabu, 28 Desember 2011

Cara menginstall Windows 7 melalui USB Flashdisk



Selama ini saya telah mencoba mencari informasi bagaimana caranya menginstall Windows Xp melalui Flashdisk, dan akhirnya berhasil jinstall-windows-7-from-usbuga, walaupun prosesnya berjalan agak lambat dan kupikir ngga bakalan juga nih bisa menginstall lewat USB flashdisk, baru2 ini telah banyak artikel yang membahas tentang cara2 menginstall windows melalui USB flashdisk, dan saya pikir gak ada salahnya mencoba trik yang lain, siapa tau ada peningkatan dalam hal kecepatan penginstallannya.
Menginstall Windows melalui USB flashdisk ini ternyata banyak keuntungannya dibanding melalui CD atau DVD disk, Kita tidak perlu khawatir akan CD atau DVD yang ngga kebaca sama CD/DVD-ROM, CD atau DVD yang tergores, kadang menyulitkan dalam proses penginstallan windows, sedangkan melalui Flashdisk itu sendiri, hal yang demikian ngga lah perlu terjadi lagi.
Saya akan menunjukkan 2 cara ( secara manual dan otomatis ) menginstall windows 7 melalui USB FlashDisk
Sebelum kita mulai, perlu disiapkan adalah: Sekurangnya 1buah Flashdisk dengan kapasitan 4Gb ato lebih, soalnya Windows 7 setidaknya mengambil tempat sebesar 3Gb.
Cara Manual:
  1. Colokkan USB Flaskdisk anda. (masukin ke usb port yah, jgn ke tempat lain).
  2. Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK.
  3. Ketik diskpart dan tekan ENTER.
  4. Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk anda, hati2 jangan salah pilih nanti salah2 yg keformat adalah disk yang lain. jikalau anda punya hanya 1 harddisk makan USB flaskdisknya adalahdisk1.
  5. Ketik select disk 1 dan tekan ENTER.
  6. Ketik clean dan tekan ENTER.
  7. Ketik create partition primary lalu tekan ENTER.
  8. Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
  9. Ketik active dan tekan ENTER.
  10. Ketik format fs=fat32 dan tekan ENTER
  11. Ketik assign dan tekan ENTER
  12. Ketik exit dan tekan ENTER.
  13. Masukkan disk DVD windows 7  dan copy lah semua isi DVD tadi ke USB Flaskdisk anda.
  14. Booting komputer anda melalu USB Flashdisk, setting malalui bios komputer anda, pastikan boot nya melalui USB Flashdisk, apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.
Cara Otomatis.
Cara otomatis tentunya merupakan pilihan saya, dan untuk itu sudah tersedia program yang namanyaWinToFlash, program ini akan melalukan langkah2 seperti cara manual diatas, yang kita perlu lakukan hanyalah menjalankan programnya, pilih sumber windows 7 dan arah USB flashdisk.
  1. Unduh dulu program WinToFlash versi terbaru. (download link diakhir artikel)
  2. Ekstrak dan jalankan file WinToFlash.exe
  3. Klik tombol “Check” dan mulailah proses Windows setup transfer wizard.
  4. Klik “Next”
  5. Pilih lokasi file Windows 7 dan lokasi USB Flaskdisk anda. klik “Next”.
  6. Pilih “I Accepted the terms of the license agreement” dan klik “Continue”
  7. Klik OK untuk memulai memformat USB Flashdisk dan file2 windows 7 secara otomatis akan dimasukkan ke USB Flashdisk.
  8. Klik “Next” apabila selesai pengopian, dan bootinglah komputer anda melalui USB Flashdisk tadi. apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.
Cara lain khusus untuk Windows 7 dapat menggunakan tools dari microsoft, yaitu Windows7 USB/DVD Download tools.
Sesudah Download dan install lalu jalankan programnya, pada langkah ke-1 pilih lokasi file .iso windows7 kita, lalu langkah ke-2 pilih apakah akan di install ke usb flashdisk tau bakar ke DVD disk.
Baru baru ini saya menemukan lagi perangkat lunak baru untuk membuat flashdisk kita menjadi CD/DVD, utility ini mengubah flashdisk kita menjadi installer untuk windows vista dan windows 7. Cara memakainya cukup mudah, tinggal pilih lokasi drive flashdisk kita dan sumber CD/DVD windows vista atau windows 7 kita.
Adapun cara lain lagi untuk membuat flasdisk kita agar bisa dipakai untuk menginstall windows 7 ialah dengan memakai tool yang bernama EasyBCD, berikut langkah2nya:
  1. Bagi yang belum punya program EasyBCD, silahkan download linknya diakhir artikel ini:
  2. Kemudian colokkan flaskdisk nya ke port USB komputer kita, lalu format lah dengan memakai partisi FAT32
  3. Jalankan program EasyBCD dan klik tombol “Bootloader Setup” di panel sebelah kiri.
  4. Dibawah kotak “Create Bootable External Media“, pilihlah flashdisk yang akan kita buat untuk menginstall windows 7.
  5. Kemudian klik tombol “Install BCD” dan tunggu sebentar sampai muncul kotak dialog berikut:
  6. Klik tombol “Yes” lalu tutuplah program EasyBCD, kemudian masukkan DVD windows 7 ke komputer/laptop.
  7. Setelah itu, copy lah semua isi DVD windows 7 tadi ke flashdisk yang telah kita siapkan tadi, jika anda punya file .iso windows 7, ekstrak dahulu ke folder yang telah kita tentukan, kemudian baru di copy ke flaskdisk tadi.
  8. Selesai, sekarang flasdisknya sudah bisa dipakai untuk menginstall windows ke laptop / komputer kita.
Demikian trik yang baru untuk membuat fd kita agar bisa dipake untuk menginstall windows.
Dan untuk menguji apakah usb flashdisk atau disk DVD windows kita berhasil atau ngga dapat menggunakan program / tools MobaliveCD.
Windows 8 telah diluncurkan oleh microsoft (versi beta) Silahkan juga dilihat cara menginstall Windows 8 melalui USB Flashdisk

Senin, 19 Desember 2011

FUNGSI VLOOKUP dan HLOOKUP

. Kamis, 21 Mei 2009
Rumus fungsi ini digunakan untuk mencari nilai berdasarkan tabel ketentuan.

VLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk vertical (datanya tersusun kebawah)
HLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk horizontal (datanya tersusun mendatar)

Rumus Vlookup

= VLOOKUP(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index kolom)

Contoh Soal 1
clip_image002

Langkah pengisian Nama Barang
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
   =VLOOKUP(B6,$B$16:$C$18,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

Contoh Soal 2


clip_image004

Langkah pengisian Harga Satuan
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6
2. Ketikkan rumusnya :
    =VLOOKUP(B6,$B$16:$D$18,3)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir


Rumus Hlookup

= HLOOKUP(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index baris)

Contoh Soal 1
clip_image006

Langkah pengisian Nama Barang
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6
2. Ketikkan rumusnya :
   =HLOOKUP(B6,$B$15:$E$16,2)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

Contoh Soal 2
clip_image008

Langkah pengisian Harga Satuan
1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6
2. Ketikkan rumusnya :
   =HLOOKUP(B6,$B$15:$E$17,3)
3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

Kamis, 15 Desember 2011

windows 7

Windows 7 adalah rilis terkini Microsoft Windows yang menggantikan Windows Vista.[5] Windows 7 dirilis untuk pabrikan komputer pada 22 Juli 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktober 2009[6], kurang dari tiga tahun setelah rilis pendahulunya, Windows Vista.
Tidak seperti pendahulunya yang memperkenalkan banyak fitur baru, Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar Windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras komputer yang kompatibel dengan Windows Vista.[7] Presentasi Microsoft tentang Windows 7 pada tahun 2008 lebih fokus pada dukungan multi-touch pada layar, desain ulangtaskbar yang sekarang dikenal dengan nama Superbar, sebuah sistem jaringan rumahan bernama HomeGroup[8], dan peningkatan performa. Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft Windows, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan Windows Photo Gallery, tidak disertakan lagi di Windows 7;[9][10] kebanyakan ditawarkan oleh Microsoft secara terpisah sebagai bagian dari paket Windows Live Essentials yang gratis.[11]

Kamis, 01 Desember 2011

pusing dg rumus EXCEL :(

Ya ….. judul di atas memang sering dialami juga saya maupun teman-teman dan mungkin juga Anda. Belajar rumus excel kebanyakan memang tidak mudah. Yang paling sering kita gunakan adalah sum, max, min, average, dan if. Kalau anda disuruh membaca lagi aturan untuk menggunakan vlookup misalnya, mungkin masih perlu lagi waktu untuk mencernanya. Belum lagi keterbaatasan Ms Excel yang paling terkenal adalah bahwa Anda tidak dapat “menggabungkan” atau “menumpuk”rumus dalam satu sel lebih dari 7 secara ”berjenjang”untuk Ms Excel 2003 ke bawah. Misalnya, rumus berikut ini akan menghasilkan IF berikut akan menghasilkan error. (Walaupun hal ini tidak masalah buat Ms Excel 2007)

=IF(Sheet1!$A$4=1,11,IF(Sheet1!$A$4=2,22,IF(Sheet1!$A$4=3,33, IF(Sheet1!$A$4=4,44,IF(Sheet1!$A$4=5,55,IF(Sheet1!$A$4=4,44,
IF(Sheet1!$A$4=5,55,IF(Sheet1!$A$4=6,66,IF($A$4=7,77,FALSE))))))))

Aturan umum, jika Anda memiliki rumus dengan lebih dari 7 jenjang/tingkatan pernyataan, Anda harus menggunakan fungsi VBA. Selain itu jika rumusnya panjang sekali … (walaupun bisa di Excel 2007), tapi sangat tidak praktis jika kita menelusuri dinama letak salahnya rumus.
Jika Anda tidak ingin menggunakan VBA, maka untuk mengatasi batasan ini dapat kita gunakandefine name untuk merujuk ke bagian dari rumus. Karena rumus terdefinisi (selnya diberi nama dengan define name) akan dievaluasi secara terpisah, maka Anda dapat membuat satu atau lebih rumus merupakan bagian dari rumus besar, dan menggabungkan ini menjadi rumus ”utama”.
Misal kita akan membuat rumus berjenjang dengan IF:

IF A4 = 1 Then 11
Else If   A4 = 2 Then 22
Else If   A4 = 3 Then 33
Else If   A4 = 4 Then 44

Else If   A4 = 13 Then 130  Else “Tdk Ketemu”

dan seterusnya.  Tentu saja, kalau mau praktis, kita dapat menggunakan fungsi VLOOKUP (wah… belajar lagi deh), akan tetapi untuk menggambarkan cara kerja fungsi berjenjang tersebut di atas. Pertama kita membuat rumus yang diberinama SatuSampaiEnam, dengan rumus sebagai berikut:

=IF(Sheet1!$A$4=1,11,IF(Sheet1!$A$4=2,22,IF(Sheet1!$A$4=3,33,
IF(Sheet1!$A$4=4,44,IF(Sheet1!$A$4=5,55,IF(Sheet1!$A$4=4,44,
IF(Sheet1!$A$4=5,55,IF(Sheet1!$A$4=6,66,FALSE))))))))

Kemudian kita buat lagi rumus dengan nama TujuhSampaiTigaBelas, dengan rumus sbb:

=IF(Sheet1!$A$4=7,77,IF(Sheet1!$A$4=8,88,IF(Sheet1!$A$4=9,99,
IF(Sheet1!$A$4=10,100,IF(Sheet1!$A$4=11,110,IF(Sheet1!$A$4=12,120,
IF(Sheet1!$A$4=13,130,”tidak ketemu”)))))))

Yang terakhir di sel yang kita tuju kita masukkan rumus “utama” sebagai berikut:

=IF(SatuSampaiEnam,SatuSampaiEnam,TujuhSampaiTigaBelas)

Langkah-langkah di atas akan mengatasi keterbatasan fungsi berjenjang, karena tidak ada fungsi yang melebihi batasan fungsi berjenjang.

Kamis, 17 November 2011

Jaringan komputer


Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).[1] Tujuan dari jaringan komputer adalah[1]
Agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).[1] Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).[1] Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.[1]
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabelsebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana.[2]: Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti HubBridgeSwitchRouterGateway sebagai peralatan interkoneksinya.[2]

Rabu, 09 November 2011

Cara Membuat/Membikin Mail Merge pada Office 2007

bagi-bagi info nih buat yang belum bisa bikin mail merge di office 2007 sebenernya caranya ga beda jauh sama office 2003 cuma karena emang fitur dari office 2007-nya aj yang bikin bingung. Sebelum kita mulai alangkah baiknya buat mengetahui apa pengertian mail merge itu sendiri. Mail Merge adalah surat masal. Kemampuan komputer untuk mengirimkan kepada beberapa orang sekaligus dari satu sumber surat. Secara teknis, dibutuhkan dua buah file untuk mengolahnya, yang pertama adalah isi surat sedangkan yang lainnya adalah data kepada surat tersebut dikirimkan, kemudian pada proses pengiriman, kedua file tersebut digabungkan yaitu :

  1. Main Document, sering disebut juga dokumen utama yang berisi surat atau sebagian informasi yang akan diperbanyak.
  2. Source Data, sering pula disebut sebagai sumber data, yaitu dokumen yang berisi data-data nama dan alamat yang akan digabungkan atau informasi khusus lain yang dapat membedakan isi surat antara satu dengan yang lainnya.
Untuk membuat mail merge, beberapa perintah yang akan digunakan terdapat pada group Star Mail Merge di ribbon Mailings. Untuk membuat mail merge yang dokumen utama dan sumber datanya belum pernah anda buat, lakukan langkah-langkah berikut.
  1. Ketiklah surat yang anda inginkan, kemudian simpanlah dengan nama tertentu, misalkanya Undangan.docx.
  2. Buatlah sebuah tabel yang berisi nama dan alamat orang yang akan dikirim surat, simpan dengan nama Data.docx.
  3. Pada tab Mailing, group Start Mail Merge, klik pilihan Start Mail Marge. Akan ditampilkan kotak pilihan berikut.
  4. Pilih dan klik Step by Step Mail Merge Wizard. Selanjutnya akan tampil pilihan perintah berikut ini.
    • Letters, pilihan ini digunakan apabila dokumen yang Anda buat berbentuk surat.
    • E-mail message, dokumen berbentuk pesan yang akan dikirimkan ke beberapa alamat e-mail.
    • Labels, untuk membuat label surat yang datanya diambil dari file sumber data.
    • Envelopes, untuk membuat amplop yang datanya di ambil dari file suber data.
    • Directory, untuk membuat dokumen tunggal yang berisi catalog atau daftar alamat.
  5. Pilihlah Letters.
  6. Klik Next : Starting Document. Pilihlah perintah berikutnya akan ditampilkan.
  7. Pada pilihan Select starting document, Anda di minta menentukan langkah awal menyiapkan dokumen utama.
    • Use the current document, Anda pilih jika dokumen yang sedang aktif saat ini akan di jadikan dokumen utama.
    • Start from a template, digunakan jika dokumen utama anda berupa template, yaitu berbagai bentuk dokument yang sudah disiapkan oleh word.
    • Start from existing document, pilihan ini digunakan apabila anda akan memakai dokument lama yang sudah ada, pilihlah pada kotak daftar pilihan yang ada di bawahnya.
  8. Klik Next : Select recipients. Perintah berikutnya akan ditampilkan.
  9. Pada kotak pilihan Select recipients, pada salah satu yang sesuai.
    • Use an existing list, digunakan jika anda akan mengambil data dari file sumber data yang sudah tersimpan.
    • Select from outlook contacts, bila anda ingin menggunakan nama dan alamat yang datanya diambil dari folder outlookcontacts.
    • Type a new list, jika anda ingin membuat daftar nama dan alamat baru dengan panduan wizard. Pada kasus ini berarti anda dianggap belum mempunyai file sumber data dan bermaksud mengetiknya sekarang.
  10. Pilih Use an existing list, klik browse, akan tampil kotak dialog berikut.
  11. Pada kotak pilihan Look in, tentukan drive dn folder yan berisi file data.
  12. Pada kotak pilihan file name, tentukan nama file data yang dikehendaki. Dalam hal ini adalah Data.docx.
  13. Klik tombol Open, Tabel data akan ditampilkan.
  14. Tentukan siapa saja yang akan dikirim surat dengan memberi tanda entang pada kotak cek yang ada disebelah kiri data yang ada. Jika ada bebeerapa yang tidak akan dikirim surat, hilangkan tanda centang. Untuk pengaturan lebih lanjut, anda bisa memanfaatkan pilihan perintah dibawahnya.
    • Sort, Untuk mengurutkan data.
    • Filter, untuk memilih dengan kriteria tertentu.
    • Find duplicates, mencari daftar nama berdasarkan teks tertentu.
    • Validate address, untuk melakukan validasi alamat.
  15. Klik OK.
  16. Klik Next: write your letter. Mail merge wizard selanjutnya akan ditampilkan.
  17. Tempatkan titik sisip pada bagian surat yang akan diisi dengan nama dan alamat mereka yang akan dikirim surat sebagai contoh, letakkan titik sisip di sebelah kanan kata NO untuk mencetak Nomor Surat.
  18. Klik More items..... akan ditampilkan kotak dialog seperti dibawah ini.






















  19. Pilih dan klik nam field Nama, kemudian klik tombol Insert.
  20. Klik tombol Close.
  21. Tempatkan titik sisip di baris berikutnya untuk menempatkan field Alamat.
  22. Klik More items, pilih Alamat, lalu klik Insert
  23. Klik tombol Close.
    Demikian seterusnya sehingga tampilan dokumen menjadi seperti.
  24. Klik Next : Preview your letters untuk melihat hasilnya.

    Gambar diatas adalah hasil mail merge surat pertama. Untuk melihat hasil surat berikutnya, anda cukup mengklik tanda panah yang terdapat pada pilihan perintah berikut ini.
  25. Klik Next : Complete the Merge. Akan ditampilkan pilihan perintah Mail Merge terakhir.
  26. Klik Print untuk segera mencetak ke printer. Perintah ini akan menampilkan kotak dialog Merge to Printer.
  27. Ada tiga pilihan percetakan, yaitu.
    • All, untuk mencetak semua halaman.
    • Current record, untuk mencetak daftar nama yang aktif.
    • From... To..., untuk mencetak dari halaman berapa sampai berapa yang akan dicetak.